Jenis Publikasi Karya Ilmiah serta Persyaratan Karya Ilmiah

Jenis Publikasi Karya Ilmiah

Prioritas ilmiah telah dikonfirmasi oleh gagasan dan hasil penelitian yang dituangkan di atas kertas. Perkembangan sarana transmisi informasi elektronik telah menyebabkan fakta bahwa sistem kutipan memerlukan jurnal ilmiah.

Jurnal ilmiah tersebut digunakan dengan tujuan membuat situs informasi di mana semua artikel di posting dalam mode akses terbuka. Namun, tidak pernah ada perubahan pada jenis utama di dalam publikasi ilmiah

Jenis publikasi tersebut terdiri dari :

Jurnal
Skripsi
Disertasi
Makalah
Artikel
Tesis

Setiap Jenis publikasi memiliki syarat penulisan yang berbeda-beda, sesuai dengan tingkatannya. Kenapa memiliki syarat yang berbeda? Memang apa bedanya? Mari kita simak beberapa pembahasan berikut :

1. Skripsi
Merupakan sebuah karya tulis ilmiah yang dijadikan sebagai syarat kelulusan pada jenjang S1. Pada skripsi ini, mahasiswa hanya dianjurkan untuk mengembangkan dari penelitian yang sudah ada sebelumnya.

2. Tesis
Sebuah karya tulis ilmiah yang berada pada jenjang S2, dimana untuk membuat tesis ini mahasiswa S2 membuat sebuah penelitian baru. Dimana penelitian tersebut di dalamnya berisi tentang sebuah teori-teori yang mendukung. Bisa menggunakan jasa tesis kedokteran untuk jurusan yang relevan.

3. Jurnal
Merupakan sebuah tulisan yang biasanya memiliki sebuah tema khusus dalam masa proses penulisan tersebut. Dan jurnal inilah yang juga dijadikan sebuah patokan dalam menulis sebuah skripsi.

 

Persyaratan Karya Ilmiah

Agar sebuah karya ilmiah dapat dijadikan sebagai sebuah acuan dan diterbitkan, ada persyaratan yang harus dipenuhi. Persyaratan tersebut berkaitan dengan konten dan aturan formal dalam penulisan.

Sebuah karya ilmiah yang diterbitkan harus mencerminkan beberapa hal berikut, yaitu :

Analisis masalah teoritis atau masalah praktis (termasuk literatur yang ada, metode penelitian)
Perumusan pendekatan baru
Konfirmasi teoritis atau praktis dari suatu ide, metode penelitian, atau teknologi
Kesimpulan mengenai relevansi teoritis atau kegunaan praktis penelitian