debit

Mengetahui Perbedaan Debit dan Kredit dalam Perbankan

Aeringkali kita mendengar istilah debit didalam dunia keuangan. Atau mungkin, Anda memiliki “kartu debit” di dompet? Meski umumnya orang kerap menyebut demikian, tetapi masih ada saja yang belum mengetahui arti debit sebenarnya. Apa itu debit? Yuk simak ulasannya.

Pengertian Debit

Istilah debit didalam dunia perbankan, diartikan sebagai kartu yang diterbitkan oleh bank sebagai pendamping rekening tabungan. Saat ini, tiap jenis tabungan di bank memiliki kartu debit, untuk memudahkan nasabah didalam bertransaksi.

Untuk bisa mendapatkannya, Anda cuma mesti memiliki rekening aktif di bank dengan sejumlah uang di dalamnya.

Kata debit diserap dari bhs latin, debere, yang bermakna pencatatan. Pada tabel, debit umumnya berada di baris kiri yang mencatat kenaikan biaya dan aset. Kenaikan atau penambahan itu bisa berupa dana, peralatan, sampai sewa dan piutang.

Sementara didalam neraca, total debit mesti balance dengan total kredit. Jika debit lebih dari kredit, maka disebut saldo debit.

 

Jenis Debit

Setelah tahu pengertiannya, berikut adalah jenis-jenis debit didalam perbankan dan akuntansi:

1. Jenis Debit dalam Perbankan

Kartu debit didalam perbankan terbagi atas beberapa jenis, yakni:

1. Berdasarkan Penggunaannya

GPN

Debit GPN merupakan kartu debit yang di dukung oleh Gerbang Pembayaran Nasional. Adanya kartu ini, Anda bisa bertransaksi lewat mesin EDC bank manapun. Namun, kartu ini cuma bisa digunakan di Indonesia.

VISA atau MasterCard

Kartu debit dengan VISA atau MasterCard merupakan kartu debit yang bisa digunakan di Indonesia maupun luar negeri. Umumnya, biaya administrasi bulanan kartu ini lebih tinggi dari kartu debit GPN.

 

2. Jenis Debit Berdasarkan Tingkatannya

Berikut adalah jenis-jenis kartu debit berdasarkan tingkatannya:

Kartu Debit Silver

Kartu debit silver merupakan varian basic. Kartu ini bisa digunakan di luar negeri, tetapi memiliki limit yang tidak terlau besar. Bisa dikatakan, jenis kartu ini adalah varian yang paling banyak dipakai oleh masyarakat.

Kartu Debit Gold

Debit gold satu tingkat di atas varian silver. Jika dibanding silver, limit debit gold lebih tinggi. Pada beberapa bank, pemegang kartu debit gold berhak mengikuti undian berhadiah tahunan dan benefit lain seperti potongan harga.

Kartu Debit Platinum

Kartu Debit Platinum adalah varian tertinggi dari kartu debit. Kartu ini memiliki limit paling tinggi dan banyak benefit. Kartu ini direkomendasikan untuk Anda yang kerap bertransaksi didalam jumlah besar.

 

2. Jenis Debit dalam Akuntansi

Berbeda dengan perbankan, dalam akuntansi tidak ada bagian debit, melainkan cuma alokasi penggunaannya.

Berikut adalah alokasi debit dalam akuntansi:

1. Aset

Debit digunakan pada aset, yang termasuk aset tetap dan aset lancar. Aset lancar adalah harta yang mudah dicairkan, baik bersifat uang, peralatan, dan sebagainya.

2. Beban

Debit digunakan untuk menutup beban. Beban umumnya terdiri atas belanja yang dilakukan untuk menjalankan produksi. Jika dikreditkan, beban bakal berkurang. Jika didebitkan, beban bakal bertambah.

3. Akumulasi

Akumulasi bakal mengurangi nilai aset tetap, seperti alat dan kendaraan operasional. Dengan mengakumulasi nila aset, perusahaan bisa menilainya di kemudian hari jika diperlukan.

4. Liabilitas dan Ekuitas

Debit juga digunakan untuk menyelesaikan utang piutang perusahaan.

 

Contoh Debit

Mungkin diantara kalian ada yang masih bertanya-tanya. Seperti apa contoh debit dalam perbankan dan akuntansi? Yuk, langsung saja simak penjelasan di bawah ini:

1. Contoh Debit dalam Perbankan

Contoh debit perbankan antara lain sebagai berikut:

1. Berdasarkan Penggunaannya

Contoh GPN

Debit memudahkan transaksi di dalam negeri. Sayangnya, kartu ini tidak bisa dipakai di luar Indonesia. Beberapa contoh kartu debit GPN adalah Mandiri Gold GPN, Paspor BCA GPN Platinum, Tahapan Xpressi, dan ATM BRI Simpedes.

Contoh Visa atau MasterCard

Pemegang kartu debit Visa atau MasterCard bisa bertransaksi di luar negeri. Selain itu, ada promo menarik yang ditawarkan. Contoh debit Visa atau MasterCard pada lain ATM BRI BritAma Bisnis, Paspor BCA MasterCard Blue, dan Mandiri Gold Visa.

 

2. Jenis Debit Berdasarkan Tingkatannya

Contoh Kartu Debit Silver

Beberapa contoh kartu debit silver adalah Mandiri Silver GPN, mandiri Silver Visa, Paspor BCA GPN Blue, Paspor BCA MasterCard Blue, dan ATM BRI Simpedes.

Contoh Kartu Debit Gold

Beberapa contoh kartu debit gold adalah ATM Mandiri Gold GPN, ATM Mandiri Gold Visa, Paspor BCA MasterCard Gold, dan Paspor BCA MasterCard GPN.

Kartu Debit Platinum

Beberapa contoh kartu debit platinum pada lain Paspor BCA MasterCard Platinum, Paspor BCA GPN Platinum, Mandiri Platinum GPN, dan Mandiri Visa GPN.

Banyak diantara kita yang telah mengantongi kartu-kartu tersebut. Bahkan jumlahnya pun umumnya lebih dari satu kartu, betul? Meski tujuan kartu ini untuk memudahkan sistem transaksi, sebaiknya Anda menggunakannya secara tepat dan bijak sesuai kebutuhan.

 

2. Contoh Debit dalam Akuntansi

Sementara untuk debit dalam akuntansi, berikut adalah contohnya:

Contoh Debit Akuntansi

Contoh Debit didalam Akuntansi. Sumber: Content.co.id

 

Perbedaan Debit dan Kredit

Sampai disini, apakah Anda telah mengetahui apa itu debit? Biasanya, istilah debit ini familiar dengan istilah kredit. Lalu, apa yang membedakan keduanya? Ini penjelasannya!

1. Perbedaan Debit dan Kredit dalam Perbankan

Dalam perbankan, debit dan kredit merupakan istilah yang kerap dijumpai. Setiap nasabah bisa memilih kartu debit atau kredit untuk keuangan mereka.

Beberapa perbedaan kartu debit dan kredit di bank adalah:

Kartu debit merupakan salah satu identitas nasabah selain buku tabungan dan bisa digunakan transaksi sesuai dengan uang yang mereka miliki. Sementara kartu kredit adalah kartu transaksi yang diterbitkan oleh bank sebagai bentuk kepercayaan pada seseorang.

Sumber dana kartu debit adalah tabungan pribadi. Sedangkan sumber dana kartu kredit adalah utang bank. Pemilik kartu debit mesti memiliki tabungan di bank, sedangkan pemilik kartu kredit tidak diwajibkan memilikinya. Sebab, dia menggunakan pinjaman.

Kartu debit diberikan pas pembukaan rekening. Sementara kartu kredit mesti mendaftar secara terpisah. Kartu debit bisa terus digunakan sampai batas limit harian. Berbeda dengan kartu kredit, bisa digunakan sampai plafon yang ditentukan bank habis.

Pemegang kartu debit cuma membayar biaya administrasi bulanan. Sementara pengguna kartu kredit membayar utang dan bunga dari pinjamannya.

Setelah mengetahui perbedaan ke-2 kartu tersebut, bisa saja diantara kita ada yang tertarik untuk menggunakan kartu kredit, atau justru sebaliknya?

Banyak orang ‘parno’ dengan kartu kredit sebab tidak sedikit pemiliknya yang makin terlilit utang dan mengakibatkan keuangan berantakan. Tapi sebenarnya, untung rugi kartu ini bergantung penggunaan masing-masing.

 

2. Perbedaan Debit dan Kredit dalam Akuntansi

Sementara dalam akuntansi, debit dan kredit terjadi bersama, tetapi kontra. Kolom debit dan kredit sama pentingnya dan mesti sama. Berikut adalah perbedaan debit dan kredit yang patut Anda ketahui:

  • Posisi debit berada di sebelah kiri buku besar, sedangkan kredit berada di sebelah kanan.
  • Dalam rekening pribadi, penerima bakal memasukkannya di baris debit, namun pemberi bakal menulisnya di bagian kredit.
  • Debit mencatat semua transaksi masuk, namun kredit mencatat semua transaksi keluar.
  • Dalam laporan laba rugi, semua pengeluaran dan kerugian dicatat dalam debit, sedangkan pendapatan ditulis didalam kredit.
  • Peningkatan debit disebabkan naiknya cash, inventaris, mesin, tanah, perlengkapan, asuransi, serta bangunan. Sedangkan peningkatan kredit disebabkan kenaikan dana pemegang saham. Utang, laba ditahan, biaya operasional, dan sebagainya.